Berencana untuk memberikan oleh-oleh kepada keponakan, gua putusin untuk jalan ke Istana Plaza Bandung mencari mainan untuk mereka. Ketika sampai di toko mainannya, langsung cari mainan dari tokoh di film Toy Story, Buzz the light year. Penjaga di sana kurang begitu hafal dengan tokoh-tokoh kartun, jadi sewaktu gua nanya ada mainan Buzz (Toy Story), Linguini [...]
Arsip untuk Juni, 2009
Berburu mainan Disney Pixar
Diposkan dalam my day so far..., Label Blitz Anime BIP, Buzz, Collection, Doc Hudson, Mc Queen, Multi IP, Toy pada Juni 12, 2009 | 1 Komentar »
Stuff-Centered syndrome…
Diposkan dalam kata-kata bertaji, my day so far..., think tank, Label 7 habits, kata-kata bertaji, macbook, stuff, stuff centered, things pada Juni 7, 2009 | 2 Komentar »
If only I have Macbook, iPod, and speaker BOSE 2.0, I would be happy…
Yeah, Sudah lama bermimpi untuk memiliki barang-barang di atas. Macbook buat kuliah, iPod buat ngedengerin musik pas lagi nganggur, dan Bose untuk buat bikin ribut orang-orang se-RT. Ayolah, siapa sih yang ga seneng punya barang-barang di atas? Keinginan manusia emang ga ada [...]
Facebook di WordPress kamu!
Diposkan dalam tips & trik, Label bagde, blogger, cara, facebook, no plug in, simple, tips, trick, trik, wordpress pada Juni 1, 2009 | 4 Komentar »
Sudah kenal dengan facebook semua kan? Sekarang, kita bisa menambahkan potongan facebook ke dalam blog wordpress kita. Semua pengunjung blog Anda bisa melihat menambahkan Anda menjadi teman dengan hanya klik di atas badge-nya. Try me!
Gimana? Keren kan? Yang harus kita lakukan pertama kali ialah memiliki akun facebook tentunya, sudah punya semua kan? Nah, ikuti tutorialnya [...]
Oh, Ibu…
Diposkan dalam my day so far..., Label doa orangtua, empat mata, ibu, tukul pada Juni 1, 2009 | Leave a Comment »
Barusan lihat empat mata, Tukul Arawana berkata sesuatu yang bijak, menyadarkanku dari kebodohan masa lalu…
“Anak itu kalau punya masalah selalu mengadu kepada orang tuanya, kalau orang tua punya masalah tidak pernah cerita kepada anaknya, mereka tidak ingin anaknya ikut merasakan penderitaannya, mereka pikul beban berat sendiri, dan berpura-pura seolah tidak ada apa-apa di depan anaknya”, [...]
